Archive for August, 2006

Wednesday, August 9th, 2006

Aku tidak mengerti mengapa mereka semua membenci feminisme! Sungguh, mereka tida pernah berempati bagaimana rasanya tersakiti! Tersakiti oleh kaum laki-laiki! Tubuhmu adalah milikmu! Jika itu terampas dari mu maka jiwa terkoyak! Tubuh tidak  hanya seongok daging! Ia lebih dari itu! Di dalamnya ada jiwa  dan harga diri yang bersemayam! Mereka yang tidak mau mengerti dan tidak akan pernah mengerti! Sungguh laki-laki mempunyai naluri binatang, sebagian diantaranya menutupi naluri kebinatangan itu dan meninggalkannya perlahan sebagian lagi menyalurkannya dengan cara yang biadab! Mangsa, yah….dialah perempuan! Sungguh, kecantikan itu bukan anugrah, itu adalah suatu petaka! Aduhai malang benar nasibmu perempuan! Tak adakah yang tersentuh!Tidak,  mereka tidak pernah tersentuh, Hiburan…ya…hiburan…perempuan tersakiti adalah suatu hibiran bagi dunia….di tengah hiruk-pikuk pergulatan dunia….perempuan tersakiti adalah hiburan yang patut di tertawakan!Menangisi, itu tidak perlu, sebab dunia telah menyanggupi itulah takdir seorang perempuan!!!!

19 Agustus 2006

Paranoid

Wednesday, August 9th, 2006

Aku takut

Aku takut kehilangan diriku

Aku takut kehilangan kebahagiaanku

Aku takut kehilangan   kemandirianku

Aku takut kehilangan detik-detik berhargaku

Aku takut kehilangan rasa percaya diriku

Aku takut kehilangan otakku

Aku takut kehilangan daya ciptaku

Aku takut jatuh cinta

Orang bilang jika mencintai orang harus berkorban

Berkorban adalah inti cinta

Orang bilang cinta itu buta

Cinta merubah seseorang menjadi sosok yang lain

Sesosok yang berlebihan, bukan dirinya lagi! Ia mencoba menyenangi sesuatu yang biasanya tidak ia senangi, mempercantik dirinya yang sudah cantik

Jika mencintai berarti harus berkorban!

Apakah itu mutlak ??? tidak adakah pilihan lain ???? ada, pasti ada!

Cinta yang membebaskan! Cinta yang tumbuh apa adanya, sederhana namun bijaksana, tidak saling menyakiti!!!

” Cinta tidak harus saling memiliki tetapi saling membebaskan”                         

26 Juni 2006

26 Juni 2006 (2)

Wednesday, August 9th, 2006

Drama Piala Dunia bergejolak

Semua menyambut dengan gembira

Peperangan di lapangan memperebutkan bola

Sportif, itu aturannya, namun

Tidak dapat terlepas dari subjektifitas

Karena kita hidup di alam realitas

Drama piala dunia sungguh bermakna

Semua menyelaminya dengan tawa dan air mata

Sebagian lagi bersuka cita

Sibuk menghitung laba

Inilah drama terbesar dalam abad ini

Bahkan derita saudarapun terlupa

Pikiran lepas seketika

Menjurus pada bola di layar kaca

Drama piala dunia telah usai

Sebagian bersuka cita

Sebagian menangis haru

Sebagian merugi

Sebagian meraup laba

Karena Piala dunia lebih euforia

Simbol konsumtif bermuka sportifseperti drama natal, Hut kemerdekaan, kartini bahkan lebaran

Drama yang menjadi tradisi

Tradisi konyol bermuka konsumtif!!!

9 Juli 2006

Dearly Beloved

Wednesday, August 9th, 2006

Sayangku, apakah kau mendengar

Teriakan rintih memelas kasih, redup

Tak jua tangan-tangan menggapai

Hanya mata yang sedikit menoleh, lalu

Kembali dalam hegemoni piala dunia

Sayangku, apakah kau tidak merasa

Hembusan angin menghatar pedih

Kala abu merapi menyentuh kulit

Tiada yang tersisa

Disudut kota, tenda-tenda tersebar

Lapar, haus, itu tidak seberapa dibanding hati yang terkoyak

Mengapa tidak ada yang beranjak

Sedetik saja…

Beberapa binatang sibuk menjual potret kesedihan mereka

Percayalah, mereka adalah binatang pemakan bangkai!

Sayangku. Tidakkah kau melihat

Air tumpah ruah tak hingga

Manusia terhanyut dalam duka

Tapi tidak di Jakarta

Mereka terhanyut dalam suka

Sayangku adakah kau tahu

Ada guru membunuh muridnya

Semua demi wibawa dan harta

Sayangku aku yakin kau sudah tahu

Lebih mendalami dari apa yang aku saji!

Sayangku, ternyata hidup itu sulit!

Aku letih dalam ketidakberdayaan

Aku letih menjadi perempuan!

Depok, 26 Juni 2006

26 Juni 2006

Wednesday, August 9th, 2006

Ibuku bilang hidup itu sulit

Ada guru membunuh muridnya

Itu benar, karena wibawa diatas segala

Ada suami memperbudak istri

Itu benar, semua menyetujuinya

Ada kucing takut dengan tikus

Tikus takut dengan semut

Sebab semut banyak sekali

26 Juni 2006

Tamasya ke dunia politik

Wednesday, August 9th, 2006

Dunia politik, kebun binatang

Ada ular berganti kulit, ada serigala berbulu domba

Ada singa vegetarian, ada kambingpemakan daging

Ada elang menarik gerobak, ada burung beoo tersedak uang

Ada ikan bermulut harimau, sedang harimau asik berenang-renang

Semuanya bersuka cita….tertawa riang

23 Juni 2006

Kesadaran

Wednesday, August 9th, 2006

Disini aku berada

Dibaw langit-langit tak berpenghuni

Pekat…hanya tetes air yang terdengar

Aku hanya meringkuk

Tertegun

Kakiku masih berpijak pada lantai yang membeku

Masih kulihat jejak-jejak itu

Beberapa kaki melangkah bersama

Dibawah langit putih jernih

Angin berhembus

Aku hanya meringkuk

Tertegun, menggigil dan telanjang

Mataku terpaku

Kakiku masih berpijak pada lantai yang membeku

23 Juni 2006

Dia yang telah Tiada

Wednesday, August 9th, 2006

Aku melihat pantulan itu

Sebuah wajah suram

Dia nyaris tak bernyawa

Di bergerak, tapi nyaris tak bernyawa

Dia melihat pantulan itu

Pantulan itu hanyalah lembaran buram

Dunia sungguh hiruk pikuk

Namun dia hanya melihat pantulan itu

Dunia mengatakan, Dia telah tiada!

Depok, 11 Juni 2006 Pukul 00.53 WIB

Bingung !

Wednesday, August 9th, 2006

Aku adalah orang bingung, orang bilang bingung adalah suatu penyakit, katanya setan merasuk ke dalam fikiran, mengacaukan otak dan bersanding dengan malaikat. Tapi aku adalah manusia! Aku berhak untuk bingung!

Aku bingung menghadapi dunia…dunia yang sangat egois! Dunia-dunia itu bertarung saling bersahutan meneriakkan kebenaran. Berlomba-lomba meneriakkan kebenaran menurut hatinya. Hati mereka tidaklah sama, ada merah ke hitam-hitaman, ada yang hitam kemerah-merahan namun tidak ada yang sungguh berwarna merah segar, seperti hati sapi yang sering dimasak mama

Aku bingung, aku telah terbiasa dengan situasi ini.Aku mengetahui kandungan dunia itu. Semua dunia aku susupi. Adakah kau tahu? Dalamnya dunia hanya abu-abu. Kelam. Seperti aan mendung di malam hari. Nmaun mereka masih berlomba memperlihatkak putihnya mereka!

Aku bingung, bagaimana cara menjelaskan situasi itu! Atatukah tidak perlu aku jelaskan ! tutup saja mulutku ini dengan kemunafikan maka aku tidak jauh dari mereka!

Aku binggggung, tidakkah mereka mengerti? Aku ingin jadi bijaksana, seperti jam lonceng yang selalu berdentang mengikuti jumlah waktu….

Depok, 23 April 2006

Manusia Plato Abad 21

Wednesday, August 9th, 2006

Dia membuatku menoleh

Menoleh pada kemunafikan dunia, menoleh pada keadilan

Idealisme adalah kunci essensi

Dia terus memegang kunci itu

Aku menaruh secerceah harapan dalam keraguanku

Adakah kau dapat menghadiahkan cinta

Cinta yang tidak saling membinasakan

Cinta yang saling membebaskan

Lebih dari sekedar Taoisme

7 Juni 2006