26 Juni 2006 (2)
Drama Piala Dunia bergejolak
Semua menyambut dengan gembira
Peperangan di lapangan memperebutkan bola
Sportif, itu aturannya, namun
Tidak dapat terlepas dari subjektifitas
Karena kita hidup di alam realitas
Drama piala dunia sungguh bermakna
Semua menyelaminya dengan tawa dan air mata
Sebagian lagi bersuka cita
Sibuk menghitung laba
Inilah drama terbesar dalam abad ini
Bahkan derita saudarapun terlupa
Pikiran lepas seketika
Menjurus pada bola di layar kaca
Drama piala dunia telah usai
Sebagian bersuka cita
Sebagian menangis haru
Sebagian merugi
Sebagian meraup laba
Karena Piala dunia lebih euforia
Simbol konsumtif bermuka sportifseperti drama natal, Hut kemerdekaan, kartini bahkan lebaran
Drama yang menjadi tradisi
Tradisi konyol bermuka konsumtif!!!
9 Juli 2006