silahkan tertawa?
Bagaimana mungkin mereka tertawa ??? Pembantaian, kudeta dan perang nuklir hanya menjadi gossip di siang bolong yang retingnya lebih rendah dibanding pernikahan Siti Nurhaliza. Pembunuhan, korupsi, konspirasi menjadi lolucon setingkat lebih lucu dibanding Patrio Show.Agen-agen perubah bangsa nyatanya hanya duduk rapih menjual almamater sambil tertawa melihat Dagelannya Dagelan. Agen-agen intelektual ternyata hanya bisa melacurkan diri kepada LSM-LSM kelas kambing hingga kelas kakap. Universitas menjadi pusat Relokasi dan transaksi penjualan pelacur-pelacur intelektual. Dan Pengusaha-pengusaha politik itu berdatangan tergiur oleh kemolekan pelacur. Apalagi jika bukan untuk kekuasaan. Hasilnya penelitian yang tidak lagi berpihak pada rakyat kecil. Sungguh, realitas bukan lagi sebuah kondisi tetapi adalah kreasi! Dan Uang berada diatas segalanya, Menjadi tangan tak terlihat dari mazhab yang bernama Demokrasi. Silahkan tertawa!! Tapi aku pikir ini tidak lucu!!!
Depok, 9 Oktober 2006. Pukul 22.00,Setelah menonton Dagelannya-dagelan Republik BBM