Untuk Orang kaya dan Anjing Penjaganya
Hari ini satu pasar lagi terbakar. Hari ini beberapa rumah warga tergusur. Dengan pilu mereka meratapi toko dan rumahnya tinggal puing-puing. Usut di usut alasannya klise, tidak pernah berubah, Demi Pembangunan! Untuk apa pembangunan?untuk siapa pembangunan?mengapa harus ada pembangunan? Anjung-anjing penjaga itu hanya menjawab, klise!
Ironis, katanya pembangunan untuk rakyat tapi kenapa justru merugikan rakyat? Lantas
Untuk apa pembangunan?untuk siapa pembangunan?mengapa harus ada pembangunan?
Semuanya untuk orang-orangn kaya, kaum elit yang jumlahnya tak banyak di negeri buruh ini! Orang-orang kaya butuh sesuatu yang ”LEBIH”, lebih baik, lebih indah, lebih cantik, lebih luas, lebih banyak, lebih..lebih dan lebih!orang miskin hanya bisa menjawab inilah takdir Tuhan!orang miskin menjadi kaya sangat sulit karena semua jalan hanya untuk yang berduit! Ketika si miskin telah mencapai impiannya itu bukan lagi menjadi eksklusif karena zaman terus berubah dan si kaya selalu mencari yang lebih..lebih..dan lebih. Tidak ada pembangunan yang ada MODERNISASI KEMISKINAN! Inilah takdir bagi negara kapitalis diamana Duit menjadi Tuhan! Padahal duit tidak lebih dari kepingan logam dan potongan kertas tapi sanggup menjadi takdir banyak orang!
Hey orang kaya sadarlah, kebutuhanmu yang serba berlebih itu tidak terbatas namu bumi ini terbatas! Tidak mungkin seluruh wilayah bumi hanya untuk pembangunan fasilitasmu yang konyol itu!Kami juga manusia, kami hidup di bumi, kami punya hak untuk hidup! Hey anjing-anjing penjaga, Hentikan gonggonganmu itu, jangan sakiti kami. Kami menyayangimu sebagaimana kami telah memilihmu dulu! Sadarilah…….
Depok, 17 November 2006, setelah melihat berita sore