Sore di Angkot 41

Aku duduk, diam membisu

Disebuah angkot nomor empat satu

Mendengarkan lagu

Penumpang hanya satu

 

10 menit berlalu

Angkot berhenti, lalu berlalu

5 orang duduk, berbicara seru

Pakaian mereka putih Abu-abu

 

Satu orang berkata

Serial Jomblo, Januari tayang perdana

Berkisah 4 orang muda

Mencari cinta remaja

 

Mereka berbicara

Lagi-lagi tentang cinta

Impian punya pacar segera

Wujudkan kisah cinta

seperti drama-drama remaja

 

Aku terpaku

Tetap membisu

Lagu jadi tak seru

Hati ikut  ngilu

 

Inilah generasi muda

Ditangan hanya mimpi hampa

Terperangkap dongeng cinta

Tersaji di media-media

 

Inilah generasi muda

Yang mengganti generasi tua

Otak diisi angan-angan cinta

Dari drama-drama remaja

Adaptasi telenovela dan drama Korea

 

Mereka lupa, Ada dunia realita

Sejuta bencana, sejuta tetes air mata

Sejuta peristiwa, sejuta derita

Tiada cinta di dunia fana

Sadarlah, itu bukan gosip belaka

 

Maka menangislah, ketika

Kau tidak dibutuhkan bangsa

Dan menangislah ketika

Kau bukan apa-apa

 

Depok, 19 Desember 2006

-indah-

http://indah_fib_ui.blogs.friendster.com/my_blog/

 

2 Responses to “Sore di Angkot 41”

  1. Indra Says:

    salam kenal:)
    setidaknya ada yang menyadari bahwa tayangan2 di TV sekarang merusak moral anak bangsa.

  2. - indah - Says:

    tidak merusak, hanya membuat ilusi, membuang mimpi2 dan memudarkan kepekaan akan realitas sosial yang terjadi.
    thanks 4 ur comments

Leave a Reply