Archive for January, 2007

Manusia-manusia ternak

Wednesday, January 31st, 2007

Manusia-manusia ternak

Hidup di zaman instan

Manusia-manusia ternak

Waras jadi pilihan

Ketika Edan dilarang bertahan

Depok 31 Januari 2007

- indah-

Depok di pagi hari

Wednesday, January 31st, 2007

Susuri jalan lurus

Sunyi, tak terobati

Tanah masih tebar aroma sisa hujan

Sunyi, terisak pasti

Depok, 30 Januari 2007

Maaf…… (untuk serigala liar di negeri khayal)

Wednesday, January 31st, 2007

Sandal jepit nyaris putus

Menapak di jalanan setengah aspal

Tapak terhenti pada ruang kaca

Di singgasana aku meratap

Pada seribu lukisan maya

Sekedar mencari jejak serigala liar

di tengah hutan negeri khayal

Ah, Kau lebih bijaksana dari yang kuduga

Seribu maaf haruskah ku tuang,

sekali lagi pada kanvas transparan ?

Atau biarkan saja yang lalu melagu

Walau pucat, walau kusam,

Kau berkata,

musuh atau kawan hanya khayal

Depok, 31 Januari 2007.

(terimakasih serigala liar di negeri khayal, lolongmu membuatku tersadar, maaf sudah menyakitkan)

-indah-

Serigala liar di musim penghujan

Serigala liar di musim penghujan

Menangis di bawah sadar

Pada sunyi merekah sepi

Pelan, gali lubang kubur sendiri

Saat matahari beranjak pergi

Semua pasti mati !

Ia tinggalkan sebongkah permata

Hanya untuk para pewaris bangsa

Negeri pucat pasi tak berharga

Takut pada kuasa hegemoni belaka

Ah..semoga permata mendulang sinar

Mengganti matahari yang nyaris sirna

Depok, 31 Januari 2007

(hormatku selalu untuk para serigala liar yang berani gali sampah para tiran)

-indah-

30 januari 2007

Wednesday, January 31st, 2007

Tiada yang paling indah dibanding menikmati sendiri keindahan sore dengan berjalan kaki, melintasi danau, mencium aroma tanah setelah hujan lalu mampir ke pidi 2000 sekedar memuaskan lidah menyentuh kare mie aceh. Hangat sekali.

Setelah dari

sana

kusempatkan ke Gramedia, ah… sangat memuakkan melihar ide-ide berserak sia-sia. Yah…sia-sia karena mereka be-harga nominal. Padahal ide sangat berharga tak peduli bentuk apapun. Namun kapitalis sepertinya tidak rela melepasnya, kapitalis selalu mencium harga, jadilah ide semacam komuditas yang harus di perjual-belikan. Yang kaya akan mendapatkan pasokan ide lebih banyak, yang miskin harus menunggu ide-ide di tongsampah si kaya. Hah…jika ide seperti makanan alangkah lebih bergunanya jika tersebar seperti rumput yang berserak, air yang menggenang atau angin yang berhembus. It’s all free. And you all can use it no metter who you are !

Terlalu naïf bego, ya memang benar. Seperti yang dikatakan si singa liar yang berdiam di negeri Deandles

sana

. Tapi salahkah aku jika mengingankan semua berbahagia ? mengapa harus ada dualitas yang tak adil ? miskin-kaya, cantik-jelek, baik-jahat, tinggi-pendek ? lama aku merenung but this is live..this is world …yang sempurna hanya ada di surga… tapi apakah surga itu ada ? Freud bilang surga adalah khayalan orang tertindas yang pada prinsipnya sama dualitas! Setelah mengalami kepahitan hidup di dunia berharap ada kenikmatan yang tak hingga. Ah…aku tak mau bertuhan pada freud. Setidaknya adanya imajinasi tentang surgaa dapat menjadi motivasi dan menjadi obat mujarap untuk bertahan pada kejamnya kehidupan. Trimaksihku pada Tuhan yang telah memberikan deskripsi indah tentang surga. Huh…aku si naïf bego kini menjelma jadi paradoksal!

Berbica tentang surga berarti bicara tentang kematian seperti film yang baru saja aku tonton malam ini. Judulnya Last Holoday. Diperankan oleh queen Latifah. Bercerita tentang seseorang bernama

Georgina

(queen latifah) dengan hidup sangat biasa dan diapun lebih banyak diam daripada berkata-kata. Suatu ketika ada peristiwa yang membuatnya harus meronsen kepalanya. Setelah kepalanya di ronsen, dokter menterjemahkan hasil ronsen tersebut. Ternyata dia menderita penyakit yang mematikan dan disatikan hidupnya hanya bersisa 3 minggu. Geogina sangat kaget dan pada akhirnya dia memutuskan untuk menikmati hidupnya yang tinggal sebentar itu. Ia membuka lembar-lembar impiannya di buku yang ia susun berjudul ”posibilities”. Ia mengeluarkan tabungannya dan berlibur di tempat yang ia benar-benar impikan. Yah pokoknya akhirnya bahagia lah ternyata mesin ronsen rusak dan diagnosa film salah dan akhirnya georgina bisa mendapatkan seseorang yang dicintainya yeah…as usually a holywood film lah….Tiba-tiba saja aku berfikir tentang kematian. Aku kira beruntung sekali si georgina dapat mengetahu kapan kematiannya (terlepas jadi atau tidak jadi mati). Jika aku mengetahui kapan kematianku aku juga akan bersiap-bersiap. Aku akan minta maaf ke semua musuh-musuh ku, memberi hadiah dan ucapan terimakasih pada sahabat-sahabatku dan orang-orang terkasihku. Aku hanya akan meninggalkan tulisanku di banyak tempat di dunia maya and it’s all free man! Sungguh, aku hanya ingin jadi angin yang sepoy-sepoy yang mendamaikan hati dan membuat nyaman bagi semua orang. Angin yang gratis bukan angin dengan freon yang cuma buat orang masuk angin lagi membuat lubang atmosfer semakin besar saja.

Hah indah …naif lagi! Mungkin benar apa yang dikatakan si Srigala liar di negeri Deandles klo aku benar-benar si naif bego. Whatever lah!

Depok, 30 Januari 2007.

–indah-

23 Januari 2007

Wednesday, January 31st, 2007

Hari ini enggak ngapa=ngapaim Cuma makan, tidur baca buku, buku-buu lamagw. Hari ini gw baca buku supernova 1,2 dan tiga. Gw sempet terbius sama teori reinkarnasi. Jika memang reinkarnasi adagw dulu apa ya ?kata dee, diri kita yang sekarang adalah manifestasi diri kita yang terdahulu. Indah yang terdahul;u, terdahulu, terdahulunya lagi mungkin adalah indah seorang pujangga, indah seorang humanis dan indah seorangfanatik punk tau si penyayi punk. What ever lah tapi memang ke empat karakter itu ada dalam diri gw. Aneh kan ? cuz karakter itu sangat kontras terkadang gw bisa menjadi si punk yang demen nyetel green day dan sum 41 serta bertindak anarkis, terkadang gw bisa jadi pujangga yang melankolis, terkadang gw bisa jadi humanis yang demen kritik penguasa untuk keadilan rakyat semesta tapi terkadang gw sangat religius, terkadang gila kerja dan sok profesional. Aduh, berenti deh mengkotak-kotakkan kyaknya hanya buat diri gw bingung. Tapi emang gw juga sering bingung seh. Well mending mana bingunng dengan kesadaran atau bingun di luar kesadaran ? kyakyaknya yang pertama bikin gw tambah bingung, yang kedua mungkin buat gw cari solusi, tapi bikin gw tambah bingung lagi…yah…whatever lah…jalani sajalah…dan kyaknya lebih baik reinkarnasi tidak ada deh cuz semakin gw berpikir kyak apa gw dulu dan gw juga mengecam strukturalis yang mengkotak-kotakkan sgala sesuatu. Pada suatu ketika reinkarnasi akan berhenti tatkala terbangun oleh waktu saat ini, dan strukturalis akan berhenti berpikir saat menemukan banyak bencong di taman lawang. HahahahaJ

Ayam…oh…Ayam (masa depan)

Thursday, January 18th, 2007

Pagi menjelang,
malam pulang,

Tak ada kokok
ayam

Ayam musnah dari
peredaran

Di basmi menteri
kesehatan

 

Anak-anak
bertanya heran

“apa itu ayam ?”

ayam sumber
kematian

kata menteri
kesahatan

 

Anak-anak kembali
bertanya heran

”apa ini ayam”

”ini ayam yang
boleh dimakan,

hanya dari impor
luar,

hanya ini yang
aman ”

kata meneri
kesehatan

 

Ayam jadi mahal

Harga telah di
tentukan

Oleh dia
pengusaha luar

Setelah semua ayam
lokal dimusnahkan

 

Orang miskin
dilarang pelihara ayam

Orang miskin
dilarang makan ayam

Orang miskin jadi
ayan,

Tak bisa bayar
kebutuhan-kebutuhan

Setelah ayam
harus hilang dari peredaran

 

Dan flu burung
tetap tak bisa di musnahkan

 

Ini tentang konspirasi
dibalik fenomena ayam

Dari negeri
suram, penuh kepentingan pengusaha luar

 

Depok, 17 Januari
2007

(setelah
berdiskusi dengan 2 dokter hewan dari departemen pertanian di kedutaan India)

- indah-

http://indah_fib_ui.blogs.friendster.com/my_blog/

Malam-Malam Ungu

Thursday, January 18th, 2007

MALAM-MALAM UNGU

(1)

bunga bersabda pada ilalang, merapat

”bilakah dunia terhenti ?”

dibiarkannya kumbang berdesing mengitarinya

lalu angin ikut memainkan putik

”Tak ada yang pasti kecuali ketidak pastian”

”Tak ada yang abadi kecuali ketidak abadian”

semua terhenti

bulan pucat pasi

serigala melolong pada langit ungu.

(2)

Malam-malam ungu pada bulan merah jambu

Serasa kontras membisu

Lalu hilang jadi abu

Karena takdir adalah tabu

Untuk bicara tentang haru

(3)

Disana, pengembara melepas pakaian

Disana, di bukit waktu lalu

telanjang, hanya kulit melekat

Ia berkisah pada langit ungu :

”pakaian hanya untaian kapas,

melekat sesakkan  nafas,

ternyata telanjang itu bebas

nafas terlepas, tak lagi panas”

(4)

Malam ungu merakit pekat

Tak dibiarkannya kepastian merapat

Sungguh, Hanya meraba yang mereka dapat

Namun,

Badut-badut menyemai sesat

Sebar benih di tanah lamat

Panen sesat sepanjang abad

Hingga malam benar-benar pekat

(5)

Muda-mudi berdiri teguh

Pada langit ungu kelabu

Tangan kuat menggenggam

Sebongkah mimpi yang jadi basi

Entah di telan fantasi surgawi

Atau lelah pada janji-janji pasti

Muda mudi bernyanyi menyalak

Saat gali kubur sendiri

(6)

Dia di singgasana

Mereka yang tertawa

Pesta pora menumpuk laba

Dagang derita semesta

(7)

Malam ungu di tanah berbatu

Tak ada lagi yang melagu

Kecuali lagu-lagu palsu

Yang lain membisu

Lalu berlalu

Sekali lagi berlalu

Ini malam ungu

Setelah senja berlalu

Lalu berlalu

Sekali lagi berlalu

b   e    r    l    a    l    u …………………………   ………………………………………………… haru

   

               

Depok’07

-indah-

Hari yang sia-sia ? tidak juga

Thursday, January 18th, 2007


Mungkin itu
kalimat yang bisa menggambarkan hari ini. Hari ini dimulai dengan bangun siang
jam 9 pagi dan berangkat nyantai ke kampus jam 10.00. Sevbelum berangkat ke
kampus nonton Good Morning dulu dirumah. Ada yang lucu. Hah…lagi-lagi tentang
flu burung. Kta oneng flu burung makin meningkat. Tapi ada yang gila dan cuykup
lucu juga. Rupanya si mentri kesehatan tampaknya sudah cukup pusing mengenai
flu burung! Akhirnya ia kan mengambil kebijakan mengikuti apa yang dilakukan pemerintah
Taiwa. Yaitu Membasmi semua ayam di bumi Indonesia. What the fuck! Ayam yang
malang….Ini semua berawal dari seorang dokter yang studi banding ke Vietnam.
Untuk membasmi flu burung, pemerintah vietnam mengeluarkan kebijakan untuk
membasmi semua ayam di bumi Vietnam. Sebagai gantinya pemerintah vietnam
mengekkpor ayam dari luar negeri. Ayam yang diekspor sudah berupa ayam potong
yang siap masak…ya…ayam beku gitu.Nah si mentri kesehatan pengen kayak
gitu. Otoamatis ini menuai reaksi dari masyarakat. Dengan lugunya salah seorang
warga yang mempunyai ayam peliharaan berkata ”waduh kalau semua ayam di
musnahkan, nanti ayam akan musnah dan generasi yang akan datang tidak akan
melihat ayam lagi ”.
Saya
pikir itu pernyataan yang kocak dan polos sekaligus filosofis. Kenapa ? bener
juga ya pada akhirnya kebijakan itu akan memusnahkan ayam, padahal ayam adalah
salah satu makanan pokok manusia indonesia. Kebijakan itu juga pastinya akan
ditentang habis-habisan oleh masyarakat Bali cuz mereka punya upacara sambung
ayam dan itu bagian dari ritual keagamaan. Generasi yang akan datang akan
kehilangan sosok ayam. Tinggalah pertanyaan bodoh yang tidak akan pernah ada pembenarannya
”mana yang duluan, ayam atau telur ?” hahahaha
J

 

Hari ini gw ke
kampus untuk liat Siak ”sial!” dan ternyata nilai skripsi gw belom masuk booo!
Akhirnya gw ke gedung 3 dan apa yang terjadi ternyata pembimbing gw emang belom
masukin. Pantes aja! Ga tau deh nasip temen-temen gw yang nilainya belom masuk
juga.

 

Habis dari
kampus, iseng gw maen ke kedutaan India cuz gw pengen ngambil formulir
beasiswa. Disaan gw ketemu 2 dokter hewan yang akan training ke Idia. Salah
satunya negor gw ya…kita basa basi lah. Terus gw tanya tentang flu burung
plus berita yang gw denger tadi pagi. Dia berkata bahwa itu akal-akalan Amrika.
Dari Departemen Pertanian tidak pernah menyetujui hal itu. Alasannya adalah kebijakan
itu buah dari tekanan AS kepada depkes. Si ibu Depkes lagi bingung lantaran
makin banyak yang kena flu burung. Karena itu dia menerima banyak masukan dan
tekanan salah satunya adalah AS yang menyuruh mengikuti Vietnam. Mengapa AS
melakukan hal demikian ? karena ternyata AS mempunyai produksi ayam yang cukup
banyak dan itu ga laku. Cuz u know warga AS sendiri banyak yg vegetarian. Oleh
karena itu dia pengen ngerebut pasar ternak di asia.Padahal psar ternak di
Indonesia salah satu sektor yang maju doibandingkan pertanian. AS melakukan
tekanan agar industri ternak di indonesia mati dan produknya laku bahkan dia
bisa bermain harga. Kok bisa ? ya iya lah klo semua ayam di indonesia itu di
musnahkan otomatis ayam akan menjadi langkan dan harganya mahal sementara Cuma
AS yang bisa mengekspor ayam. So, harga di pegang AS. Gila ya! Gw ga bisa
bayangin makan mie tanpa ayam atau opor enggak pake ayam hiks…hiks…hks….klo
konspirasi ini bener jangan-jangan AS juga lagi yang suplay virus ke sini ? wah
klo gitu berarti dia make senjata biologis dan dia adalah si teroris!.

 

Dari india, gw ga
jd dapet form cuz izasah gw belom ada. Hiks!

 

Pulang langsung tidur.
Malem nonton bewitch-nya Nicole Kidmen sama adek tapi enggak nyampe abiz cuz
ngantuk banget.

 

Depok, 17 Januari
2007

-indah-

 

 

Bidadari Senja

Monday, January 15th, 2007

Bidadari Senja

Bidadari Senja mengupas awan

Dalam bisu, Ia bergumam

”Adakah sebongkah emas dan berlian,

dalam sebongkah awan menghitam ?”

Depok, 12 Januari’07
-indah-

S H E R L Y

Monday, January 15th, 2007

Si Kecil Sherly

Dia memenamai
diri

Lahir diatas bumi

Di belahan negeri
mati

 

Ia satu batang
lidi

Jalani hari
seorang diri

Terinjak tirani
kota mati

 

Suatu ketika di
penghujung hari

Perempuan muda
mengucap pasti

Pada mimpi
kehidupan surgawi

Di pusat kota
mati

 

Sherly menjajikan
diri

Pada perempuan
muda d kota mati

Ia menjadi anak
surgawi

Pada saat
matahari berangkat pergi

 

Janji pertama di
penghujung hari

Ketika Ia
menjejakkan kaki

Di sebuah wisma
berpenghuni

Perempuan muda
berkata, ”Ini awal mereguk surgawi”

 

Disana telah
berdiri

Laki-laki muda
yang tak Ia kenali

Perempuan muda berlalu,
pergi

Tinggal laki-laki
muda dan Sherly

 

Laki-laki muda
menyetubuhi Sherly

Sehari tiga kali

Sherly menangis
dan merintih

Lantas tak
sadarkan diri

 

Esok terulang
kembali

Laki-laki muda
kunjungi Sherly

Setubuhi Sherly 3
kali sehari

Sherly melirih,
Ia pucat pasi

 

(malam yang sunyi

Sherly seorang diri

Sepi membuatnya lari

Pada baying laki-laki
pagi hari
)

 

Matahari telah
bersemi

Laki-laki muda
datang lagi

Setubuhi Sherly
tiga kali sehari

Sherly menikmati

 

Hari haru datang
menghampiri

Laki-laki muda
tak datang lagi

Ia bertanya pada
Mami

Kemana laki-laki
muda pergi ?

 

Mami tak menjawab
pasti

Sherly bertanya
kesana kemari

Jawaban didapati,
hatinya tersakiti

Laki-laki muda
mencintai laki-laki

Ia dibayar Mami
setubuhi Sherly

 

Mami berjanji
memberinya pengganti

Hingga Sherly
menikmati surgawi

Mami memberi
seribu laki-laki

Sherly harus
melayani

 

Sherly tak
mengerti

Mengapa harus
menyerahkan diri

Pada laki-laki
yang tak Ia kenali

Lama semakin Ia
tak mengerti

Hakikat surgawi
seperti kata mami

 

Surga milik
laki-laki

Ketika mereka
setubuhi Sherly

Surga milik Mami

Ketika mami
mendapat rezeki

Dari mereka
laki-laki

Setelah mereka
setubuhi Sherly

 

Depok, 12
Januari’06

(catatan kecil
yang masih tertinggal di otak setelah membaca Perdagangan Anak Perempuan di
Semarang)

-indah-