Maaf…… (untuk serigala liar di negeri khayal)
Sandal jepit nyaris putus
Menapak di jalanan setengah aspal
Tapak terhenti pada ruang kaca
Di singgasana aku meratap
Pada seribu lukisan maya
Sekedar mencari jejak serigala liar
di tengah hutan negeri khayal
Ah, Kau lebih bijaksana dari yang kuduga
Seribu maaf haruskah ku tuang,
sekali lagi pada kanvas transparan ?
Atau biarkan saja yang lalu melagu
Walau pucat, walau kusam,
Kau berkata,
musuh atau kawan hanya khayal
Depok, 31 Januari 2007.
(terimakasih serigala liar di negeri khayal, lolongmu membuatku tersadar, maaf sudah menyakitkan)
-indah-
Serigala liar di musim penghujan
Serigala liar di musim penghujan
Menangis di bawah sadar
Pada sunyi merekah sepi
Pelan, gali lubang kubur sendiri
Saat matahari beranjak pergi
Semua pasti mati !
Ia tinggalkan sebongkah permata
Hanya untuk para pewaris bangsa
Negeri pucat pasi tak berharga
Takut pada kuasa hegemoni belaka
Ah..semoga permata mendulang sinar
Mengganti matahari yang nyaris sirna
Depok, 31 Januari 2007
(hormatku selalu untuk para serigala liar yang berani gali sampah para tiran)
-indah-
January 31st, 2007 at 6:28 pm
Halo salam kenal!
boleh ya sharing2 atau belajar sm km nih.
Aku kagum nih sama km