Archive for January, 2007

SMS

Monday, January 8th, 2007

SMS, mematikan gerak manusia, aroma dan suara.
Menggantikan temu kelopak mata, melumatkan kebekuan Namun meredupkan keberanian
di alam nyata,

Lantas, bagaimana membebaskan diri dari jeruji
imajiner dalam ketiadaan yang tidak lebih hanya hiperbola belaka ?

Dan disinilah otak termutilasi dari barisan kata.

Coba menata serpihan puzzle.

Hentikan waktu, redupkan kesadaran.

Dunia ilusi, dunia huruf.

Kala SMS menjadi medium sempurna.

 

Depok, 7 Januari’o7

-indah-

http://indah_fib_ui.blogs.friendster.com/my_blog/

Politik Cinta

Monday, January 8th, 2007

Disuatu titik hitungan waktu, ketika

Magnum opus massa menembus batas ruang waktu

Semuanya terhenti.

Lalu meledakkan proyeksi

Melintas masuk ke dalam sel-sel otak.

 

Dan Kesadaran TERBUKA!

 

Kata-kata dia membuatmu tersadar.

Kamu, alat politik demi libido kuasa

Menancapkan dominasi phalussentris.

 

Politik cinta.

Politik, alat untuk menguasai cinta

Cinta, dijadikan alat untuk menguasai cinta yang
lain.

 

Kamu muak ? Silahkan muntah !

 

Ruang TERBUKA!

 

Depok, 7 januari’o7 (setelah mendengar curhat
seorang teman)

- indah-

http://indah_fib_ui.blogs.friendster.com/my_blog/

 

Nol nol lewat nol Satu (Esok hari eksekusiku)

Wednesday, January 3rd, 2007

Nol nol lewat nol Satu
Umurku bertambah Satu

Hidupku berkurang Satu

Itu tidak menggangguku

Nol nol lewat nol Satu

Otakku meracau, banyak benang kusut

“Kau panik”, kata sahabatku

Nol nol lewat nol Satu

Eksekusi tinggal menunggu waktu
Propaganda, Aristotle, American Corner… Aku lupa itu!

American Ediot, yang kuingat cuma itu!

Nol nol lewat nol Satu

Semua teori hilang menjauh

Padahal eksekusi tinggal menunggu waktu

Bagaimana aku harus menjelaskan semua itu ?!

Nol nol lewat dua puluh Satu

Eksekusi bisa membuka semua pintu

Eksekusi bisa membunuh hari depanku
Semua ada ditanganku

Tapi, mengapa semua teori hilang dan berlalu!

Ini tentang aku,

Esok hari eksekusiku…..

Depok, 4 Januari’o7, Pk. 00.31

(Di depan tergeletak 200 halaman skripsiku mirip bantal dimataku)

-indah-

Senyap Suara

Monday, January 1st, 2007

Senyap Suara

 

Aku bosan berkata

Dalam muara
ketidaan, tak bersua

Diam. Jalan saja dengan
tenang

Dan dingin
mencapai titik beku

 

Disana tiada
gemuruh, hanya detak memecah sunyi

Kemudian senyap
karena tadi telah musnah

Kemudian senyap
hingga malam-malam berikutnya

 

Dalam kubah
dingin membatu

Di sebongkah
bumiku

Danau jadi saksi
bisu

 

Danau UI, 26
Desember 2006

-indah-

Pelangi Senja (2)

Monday, January 1st, 2007

Pelangi Senja (2)

Melihat pelangi dalam senja
Warna-warni dalam degradasi
Latar kemerahan merah, memudar
Kelabu cepat datang, dihantar pekat kemudian
Selesai sudah….

Warna-warni dalam degradasi
Tertinggal dalam sanubari
Menyisakan mimpi-mimpi
Tentang pelangi datang kembali
Tidak pada senja sore hari
Tapi pada pagi hari
Hingga pekat menutup sekali lagi

Aku ingin pelangi….

Kau berkata, kita pelangi senja!

Depok, 28 Desember’o6
-indah-