SEPI

SEPI (1)

Sia-sia semua lagu yang mengalun

Karna tak ditemukan keramaian

Semua berawal dari ada menjadi ketiadaan

Keabadian adalah semu, kala

Tirai pertunjukkan menutup

Perempuan muda memandang congkak

Ruang bisu dalam tabung

Akhirnya ia terbangun,

lalu menangis seketika

Hening ……

Depok’o6

-indah-

SEPI (2)

Sepi, bagaimana melukiskan kau ?

Kau udara,

hadir di setiap nafas waktu

hingga usia terhenti,

kau mati

Aku abadi tanpa sepi…

Salemba, 21 Maret 2007

-indah-

Leave a Reply