-Tanpa Judul-

Malam merakit pekat. Hitam. Hanya itu yang kudapat. Namun tiba-tiba ada setitik sinar. Ia jatuh dari langit lalu menari di tepi ranjang. Sinar yang lelah …

            ”Dari mana ?”

           ”Dari sana ”

            ”Perjalanan jauh, ya ?”

            ”1000 mil dihantar angin sunyi”

Setiap malam selalu berulang. Sinar jatuh, merangkak ke ranjang. Mengecup mata malam lalu menarik selimut panjang. Ketika mata terkatup damai. Ia tidak pergi, justru mengendap masuk ke alam mimpi.

            Esok pagi terkadang Ia datang kembali. Memberi secangkir canda pagi. Temaniku menelan sepi. Kemudian sepi mati tanpa usia harus terhenti.

            Begitulah Ia mewarnai hari. Gemerlap seluruh hati hingga ku tak tahu lagi, bagaimana membuat puisi.

Depok, 22 April 2007

-indah-

7 Responses to “-Tanpa Judul-”

  1. ichan Says:

    Hi, salam kenal.. aku baca puisi2mu awalnya di BuMa.. ternyata diblogmu ini kutemukan bahwa ada hakikat lebih dalam dibalik puisi2mu itu.. dariku hamba Maha Cahaya..
    http://ahsanlau.blogspot.com

  2. Noeche 'danoe' Says:

    Indah kamu itu kenapa se???Happy dikit dong ah!

  3. Noeche 'danoe' Says:

    Indah kamu itu kenapa se???Happy dikit dong ah!

  4. liuss Says:

    Malam merakit pekat. Hitam. Hanya itu yang kudapat. Namun tiba-tiba ada setitik sinar. Ia jatuh dari langit lalu menari di tepi ranjang. Sinar yang lelah …

    ”Dari mana ?”

    ”Dari sana ”

    ”Perjalanan jauh, ya ?”

    ”1000 mil dihantar angin sunyi”

    Setiap malam selalu berulang. Sinar jatuh, merangkak ke ranjang. Mengecup mata malam lalu menarik selimut panjang. Ketika mata terkatup damai. Ia tidak pergi, justru mengendap masuk ke alam mimpi.

  5. liuss Says:

    i,like the love becouse we have to love somone girls just…..

  6. liuss Says:

    judu;ingin hati memetik bintang2 tapi apa daya tangan tak tercapai

    siang dan malam aku sering memikirkan kamu,dan setiap saat2 yangku lalui,hanya memikirkan paras wajahmu dan kelembutan hatimu,sayang aku hanya bisa berharap kepada perasaanmu saja semoga engkaupun seperti perasaanku juga,tuhan aku mohon kepadamu ya tuhan agr pertemukanlah selalu hati kami berdua semoga kami tidak akn berhenti untuk saling menyayangi,tuhanku jadilah impianku seperti kenyataan ya tuhan,karna aku selalu menghayalkan dia…..my girls dewy,i love you always,,,,,,,,,,,

  7. liuss Says:

    Malam merakit pekat. Hitam. Hanya itu yang kudapat. Namun tiba-tiba ada setitik sinar. Ia jatuh dari langit lalu menari di tepi ranjang. Sinar yang lelah …
    Dentingdenting yang berbunyi
    dari dinding kamarku
    sadarkan diriku dari lamunan panjang
    tak terasa malam kini semakin larut
    ku masih terjaga
    sayang kau di mana aku ingin bersama
    aku butuh semua untuk tepiskan rindu
    mungkinkah kau di sana merasa yang sama
    seperti diriku di malam ini
    rintik gerimis mengundang
    kekasih di malam

    ”Dari mana ?”

    ”Dari sana ”

    ”Perjalanan jauh, ya ?”

    ”1000 mil dihantar angin sunyi”

    Setiap malam selalu berulang. Sinar jatuh, merangkak ke ranjang. Mengecup mata malam lalu menarik selimut panjang. Ketika mata terkatup damai. Ia tidak pergi, justru mengendap masuk ke alam mimpi.

Leave a Reply